KELAPA NYIUR GADING
Pada suatu masa, di daerah Tanjuang Bungo, dalam istana Pagaruyung, disanalah istana tempat berdaulat Bundo Kanduang.Istana tersebut sangat besar, bermahligai tinggi, beranjung perak dan suasa, tempat bersemayam Bundo Kanduang, raja asli turun temurun, bukan raja yang diminta, bukan raja yang dibeli, samaterjadi dengan alam ini.
Raja berdiri sendiri, Raja Benua Ruhum1, timbalan2 raja benua Cina, timbalan raja di lautan, sapiah balahan jurai3, menjunjung Mangkuto Kulah Kamar4, bertatah intan mutiara, berjambul beremas mutu manikam, memakai kain si gandun gandun, dikembang selebar alam, dibalun5 sabalun kuku, setahun Bundo menenun, dimulai dengan lidah air, disudahi dengan lidah api. Kain berpantang lusuh, makin dipakai makin baru. Memakai keris kesaktian, keris bernama Medang Giri, berhulu kemuning jantan, berbalut emas suasa, berukir bermega-mega, sarangnya kayu kamik. Kayu bertuah kayu keramat, keris pusaka nenek moyang, menaruh tataran saga jantan.Tombak perisai Jangguik Janggi6. Keris pandai mencari musuh. Jejak ditikam mati juga.
Kalau dilihat ke balairung, tempat rapat Basa Empat Balai,bertonggak batang jelatang, berparan kayu lundang, bendulnya
1. Iskandar Zulkarnain
2. padanan
3. kerajaan kecil
4. mahkota
5. dilipat
6. tombak besi
3