Lompat ke isi

Halaman:Kaba-Epos Tjindue Mato.pdf/13

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

rita V.0.C. dalam obad ke 17. Dan kebenaran sedjarah tentang Pa- gerujuerg, Radjo Tigo Selo, Basa Ampek Balai dan lain lain adalah c mat tepat, Terima kasih banjak soja utjapkan kepada Soudara Chaidir Ga- ni SH. Datuk’ Bogindo Non Gaodeng, Ketua pengadilen Negeri KI 1 Bukittinggi, dengan pintu rumah serta pintu heti terbuka telah membe- ri saja bebagai uraian penting tentang “kaba Tjindue Mato, diantara- nja kedudukan Keradjaan Pagarujueng sebagai “Sapieh Balahan Ampek Djurai", pemerintahan menurut Adat jang ditata, perdjalonan Tjindre Mato lepas Padang Gontieng ke Selaton melalui Bukik Gandun, Ranah Kaju Ambun, Sanggoran Agueng, Bukik Tambun Tulong dengan terpe- rinji, Disamping tugas beliau selama beberapa tahun di Kerintji, Sau- “dara Dt Boginde Nan Gadeng menjelidiki djugea seluk-beluk Adat dan tiwajat daerah sana termasuk epos Tjindue Mato

Achirnja telah pada tempatnja benar saja menjatakan, bahwa se- mangat jang senantiase diapi-opikan oleh fang Bidimen Professor Dr Bohder Djohan, terutama dibidang “kaba" dan kesusasteraan, tetap nja- ia dalam sanubari saje. Kata pengantar jang digubah oleh Pref. Bahder Djohan se~- bagai Ketua Lertbaga Kebudajaan Minangkabau di Djakarta sayoginaja aken menganterkan pembatja jang berminot kepoda isi dan falsefoh “kaba" Tjindue Moto chasnjo, jang sebagai epos termasjhur djaul kee luar betas deerchnja.

Mudah-mudahan sidang pembatja terutama angkatan muda akan dapat merasakan, mengopa engku Bahder Djohan jang telah lama ber- gerok dalm pimpinan kebudajaan Indonesia umumnja dan malah usia beliau jang telah landjut seperti dewasa ini masih sedia dan te- top giat memimpin Lembaga Kebudajaan Minangkabau chasnja,

Make atas Kata pengantar, rekoon jang melimpah dari lubuk hati seorang sardjane ulung “non fitam indak bakuran-putich indak babalang” untuk naskah ini saja mohon terima kesih jong berganda ke. pada beliau,


M, Rasjid Manggis Datue’ Radjo Panghoe'ov.

Bukittinggi, Oktoker 1972