Lompat ke isi

Halaman:Kaba Minang.pdf/18

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

jalan-jalan, nonton, dan suka hidup mewah. Ternyata pengeluaran jauh lebih besur dant pendaputan dagang Sutan Karangan. Lama-lama dagangannya menjadi berkurang dan akhirnya bangkrut sama sekali. Bahkan biaya untuk melahirkan anaknya saja tidak bisa lagi ia mengusahakannya,

Terjadilah perlengkaran yang mengakibatkan Nilasari minta cerai dan kembali kepada orang tuanya. Perceraian tidak bisa dielakkan lagi. Mereka bercerai, Nilasari kembali kepada orang orang tuanya dun Sutan Karangan tinggal terkatung-kalung dalam kemiskinan dan banyak hutang.

Setelah cerai, Nilasari ternyata masih banyak penggemarnya karena ia cantik. ia dilamar oleh Amir Hasan, seorang guru dan anak seorang pedagang kaya. Mereka akhirnya kawin,

Pada suatu hari, Sutan Katangin melihat Nilasari dengan suaminya yang baru itu bergandengan berjalan berdua. Karena tidak tahan melihat hal yang menyakitken hatinya itu, Nilasari dan suaminya itu ditikam oleh Sutan Karangan. Amir Hasan maiti, tetapi Nilasuri luka parah, Sutan Karangan segera ditangkap polisi dan diajukun ke pengadilan, Sutan Karangan dihukum dua tahun penjara dan dibuang ke Betawi. Bermacam-macam pula derita yang dialaminya selama dalam penjara. la mulai insyaf dan menyesali kesalahannya terhadap istri dan keluarganya.

Setelah lama dalam tahanan di Betawi, dikirimnya surat kepada ibunya menceritakan peristiwa yang dialaminya selama ini. Hal ita diketahui oleh istrinya Siti Fatimah. Siti Fatimah tidak me- naruh benci kepadanya tetapi ingin membelanya. Ia telap cinta kepada Sutan Karangan. Setelah disetujui oleh keluarganya, ia bersiap pergi ke Betawi menjemput suaminya Sutan Karangan itu.

Di Betawi, Siti Fatimah tinggal di rumah pamannya. Di sana ia dengan sabar menunggu suaminya lepas dari tahanan. Tak lama berakhirlah masa tahanan Sutan Karangan. Dijemputnya suaminya dan berlemulah Sutan Karangan dengan istrinya yang setia, Siti

Fatimah dan anaknya, Sabirin, Sutan Karangan menyesali semua kesalahannya dan minta maaf kepada Siti Fatimah. Mereka saling bermaaf-maafan dan memadu cinta kembali, Dibawanya Sutan Karangan ke rumah pamannya, mereka tinggal beberapa lamanya

18