Lompat ke isi

Halaman:Kaba Minangkabau 1.pdf/112

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

Kabupaten Agam, Minangkabau

3.3 Lareh Situjuh

Ringkasan Cerita

Babak I

Di negeri Situjuh Gadang tersebutlah nama Dt. Mangkuto Sinaro sebagai Laras (Min. Lareh) dalam Luhak Lima Puluh. Karena itulah ia disebut masyarakat dengan panggilan Lareh Situjuh.

la diperintahkan oleh "Mandur" dari Payakumbuh untuk melaksanakan hukuman denda kepada penduduk yang tidak memelihara kebersihan ladang dan pekarangan rumahnya. Untuk melaksanakan perintah itu Lareh Situjuh selalu didampingi oleh seorang dubalang, bernama Pono Jabak.

Dalam perjalanan ke kampung-kampung untuk memeriksa ladang dan pekarangan tersebut, terasalah haus dan payah, sehingga terpaksa beristirahat dalam kampung. Sedang tugas memeriksa itu diteruskan oleh dubalang Pono seorang diri.

Di kampung itu sebenarnya sudah tumbuh keinginan untuk bersatu mendirikan kelompok tani sebagai usaha untuk meningkatkan hasil pertanian mereka. Keinginan tersebut sedang dibicarakan oleh tiga orang penduduk di ladangnya. Dalam pembicaraan itu tersebut pulalah masalah pelaksanaan denda yang se.

101