1.1 Latar Belakang dan Masalah
Sastra Lisan Minangkabau adalah salah satu warisan budaya nasional yang memiliki niali-nilai berharga yang masih berperan dalam kehidupan masyarakat Minangkabau. Namun, gejala menurunnya peranan itu dalam kehidupan masyarakat Minangkabau dewasa ini, terutama di kalangan angkatan nuda, makin tampak. Jumlah penutur dan peminat sastra lisan Minangkabau makin lama makin berkurang. Apabila gejala ini dibiakran terus berlangsung, tidaklah mustahil, pada suatu saat sastra lisan Minangkabau akan lenyap dan masyarakat Minangkabau pada waktu mendatang tidak akan mengenalnya lagi. Ini berarti nilai-nilai berharga yang terdapat dalam sastra lisan itu pun lenyap, tidak dapat dikembangkan dan dimanfaatkan bagi kehidupan mendatang. Hal ini tentulah merupakan suatu kerugian bukan saja bagi masyarakat yang bersangkutan, melainkan juga bagi bangsa Indonesia.
Gejala yang kurang menguntungkan itu tentulah harus dicegah. Salah-satu usaha pencegahan yang dapat dilakukan adalah menginventarisasi dan mendokumentasikan sastra lisan tersebut. Dengan usaha ini, nilai-nilai yang terkadnung dalam sastra lisan itu akan dapat ditelaah lebih baik dan dikembangkan bagi kepentingan kehidupan masa kini dan mendatang. Namun, usaha se macam ini masih belum banyak dilakukan, informasi mengenai seluk beluk sastra lisan Minangkabau masih sangat terbatas.
Anggapan, kenyataan-kenyataan, dan harapan seperti di
1