Pasaman, Minangkabau
3.1 Puti Jailan
Ringkasan Cerita
Sutan Rujo Mudo, seorang raja yang berpengaruh di daerah Pasaman, mempunyai seorang anak gadis yang cantik bernama Puti Jailan. Melihat anak gadis yang semakin remaja itu, terniat di hati Rajo Mudo untuk segera mencari menantu. Menantu yang sepadan dengan kecantikan Puti Jailan.
Setelah berunding dengan isterinya Puti Lindung Bulan, maka dipanggilnya Bujang Selamat, seorang pesuruh yang cekatan, untuk memberitahukan kepada penduduk negeri tentang maksud Sutan Rajo Mudo untuk mengadakan suatu pesta meriah yang lamanya tujuh hari tujuh malam. Bujang Selamat, tanpa mengulur waktu membunyikan tabuh (beduk) larangan dan memukul canang sebagai pemberitahuan kepada masyarakat, bahwa raja mereka akan mengadakan pesta meriah. Direncanakan juga dalam pesta ini mengundang sutan dan raja-raja yang berada di sekitar negeri tersebut.
Butan Itajo Mudo melaksanakan pesta yang meriah ini adalah dengan makau meneliti pemuda atau anak raja yang cakap yang pantas untuk menjadi suami Puti Jailan. Puti Jailan dalam pesta itu sengaja didudukkan di anjungTemplat:Left