Lompat ke isi

Halaman:Kamoes Bahasa Minangkabau-Bahasa Melajoe-Riau.djvu/24

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

ARI-ARI

22

ASAH


datang dengan tiba²; pamahatan dibari baarian — artinja waktoe memahat loebang pada tonggak, dikoerangi dahoeloe dari pada oekoerannja, soepaja kemoedian boleh dibesarkan djika perloe; inda' bakotjong baarian lih. pada kotjong; moesoech djan diari-ari, basoeo djan diindakan — djanganlah ditjari permoesoehan atau perbantahan, djika datang sendiri djangan dielakkan; oela tampoeeng ari — oelar ari.

ARI-ARI — ari-ari.

ARIBAN, riban — ribaan.

ARIEH, maarichkan kabau tangah padang — mengikatkan kerbau pada pantjang.

ARIEH — nama sebangsa semboeng.

ARIE' — erik; maarie` — mengerik; awa'njo nan paka', awa' diarie'njo — ia jang bersalah, orang lain jang dikatakannja berboeat salah itoe; orang bodoh tiada maoe mendengarkan nasihat orang.

ARIENG — aring, oemp.: baoe kentjing.

ARIH — 'arif; arih boedeman — 'arif boediman; paarih — lekas mengetahoei apa maksoed orang; koerang arih badan tjilako, talampau arih badan binaso — soeatoe nasihat, soepaja orang djangan terlampau lekas menjangkakan orang berniat djahat kepadanja.

ARIKIE(R), rikie — nama sebangsa pohon, kajoenja keras.

ARI' — gergadji; maari` — menggergadji; toekang ari` — toekang gergadji; piari` — roeit.

ARIMAU — harimau, bangsanja: a. boeloech, a. dahan, a. tjampo; tiga boeah anak tjatoer jang boleh memoekoel boeah tjatoer jang lain jang dinamai ,, kambieng ; arimau djadi-djadian — orang jang mendjelma djadi harimau dan dapat lagi kembali mendjadi orang; arimau rangi` — seb. labah-labah, jang makanannja lalat; waang ana' arimau — kamoe anak jang sangat nakal; maadja ana' arimau — mengadjar anak orang jang terpeladjar (lekas ia pandai); ana' arimau inda' ka djadi ana' kambieng — anak harimau tiada akan djadi anak kambing; ba' takoei' di arimau injo takoei' di den — ia takoet kepada saja seperti ia takoet akan harimau; arimau maando'kan koekoe — ki.: orang pandai mengatakan dirinja bodoh; orang kaja mengatakan miskin; arimau mangaoen inda' mantjakau — andjing menjalal tiada menggigit; arimau manoendjoee'kan balangnjo — ki.: orang mengatakan rahsianja atau 'aibnja.

ARO — ara; batoendjang batang aro, batoendjang poelo mali² — hal orang ketjil atau miskin jang hendak menjeroepaï orang besar atau orang kaja; ba' aro anjoei` — seperti boeah ara jang hanjoet, tiada teroes hilir, melainkan singgah² pada poesaran air atau pada loeboek²; demikianlah dikiaskan kepada orang jang tiada teroes berdjalan ketempat jang ditoedjoenja, melainkan singgah² didjalan; djika sia² atau lama menanti orang dikatakan: ba' mananti aro anjoei`.

AROE — katjau; toekang aroe — pengharoe; antoe aroe² — hantoe jang membawa orang ketempat jang soelit²; diaroe randangkannjo nagari toe — negeri itoe telah didjalaninja semoea; inda' moerah mangalamai: koerang

aroe tji' kambiengan, talampau aroe bapantiengan — seperti orang jang memboeat dodol, djika koerang katjaunja, tentoe bergoempal-goempal dan bila terlampau katjaunja nistjaja berpelantingan: maksoednja: tiap² pekerdjaan hendaklah pertengahan dan haroes hemat betoel.

AROE — eroe, roe; poetjoee' aroe — orang jang tiada tetap pendiriannja, sebentar begini sebentar begitoe, tiada mempoenjaï kemaoean sendiri.

AROEAN — roean; aroean makan ana` — oemp.: penghoeloe atau mamak jang mengambil oentoeng dari anak boeahnja.

AROEEH, lih. arawah; aroechnjo nan kamandanga kini — arwahnja mendengar perkataan ini; perbahasa ini dipakai, djika orang memperkatakan hal orang mati atau hal² jang bersangkoetan dengan dia.

AROEENG I — aroeng; maaroecng — mengaroeng.

AROEENG II, (tali) aroeeng — tali (koelit) dikenakan kepada koeda, tempat mengikatkan talinja.

AROEE' — gadoeh; aroee' pikoee` — haroe-biroe.

AROEIH I — haroes, patoet, lajak; inda' aroeih awa' den samo doedoee' djo ang — tiada lajaknja saja sama doedoek dengan kamoe.

AROEIH II — aroes; ditjoetjoei' aroeih (soempah) — diisap aroes.

AROEMAN — asoetan.

AROEMBE' — nama boeroeng.

AROEMBOEIH, maarocmboeih — terbang atau berlari dengan tiada mengingat toedjoeannja; aroemboeih-toemboeih — lebih dari aroemboeih.

AROEN — haroem; namonjo aroen — namanja masjhoer.

AROMIN (Simalanggang) — rami.

ASA(L) I — asal; asa oesoee — asal oesoel; oerang asa — orang asli, ketoeroenan orang jang moela² mendirikan negeri; barasa gilo — ia ketoeroenan orang gila; inda' asa dikito pamalieng — beloem pernah semendjak nenek mojang kita jang mentjoeri; asa ajam kalasoecng, asa itie' kapalamhahan — tingkah lakoe seseorang seroepa dengan perungai orang toeanja; oedjan bapochoen paneh barasa — tiap² pekerdjaan atau perselisihan ada sebabnja dan ada orang jang memoelaï.

ASA(L) II — asal, asalkan, djika; asa le ati samo soenggoech — djika hati sama² setia.

ASA(R) — 'asar; barasa (Koto Gadang) — sembahjang 'asar.

ASAB, lih. adjab.

ASAH — asah; batoe (asahan) — batoe pengasah; asah-asahi — djoeloer-djalar; beriba-iba minta pertolongan; basiasah — doedoek gelisah; maasah pikieran — menadjamkan pikiran; maasahkan oerang — menjoeroeh orang bekerdja dengan berlebih-lebihan; taasah ambo bakaradjo — tiada tempoh saja bekerdja; asoeeng siasah — berbagai-bagai fitnah; asoeeng-asahan — pengasoet betoel²; poenggoeeng ladieng ko' diasah, lamo-lamo tadjam djoeo — belakang parang sekalipoen, djika diasah lama-lama tadjam djoega; ba' balioeeng djo asahan — hal persahabatan jang tegoeh atau laki isteri jang sehidoep semati.