Lompat ke isi

Halaman:Kamoes Bahasa Minangkabau-Bahasa Melajoe-Riau.djvu/247

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

TAWAN

245

TENGGE'


TAWAN — tawan; manawan — menawan: manawan ati — menarik hati, memberi 'asjik; tatawan de' (di) si Minah — 'asjik kepada Aminah; balam ko lah banja' manawan — balam (pemikat) ini telah banjak menawan boeroeng lain; tawanan — tawanan.

TAWANG (v.d.T.) — seb. perhiasan léhér.

TAWANG-TAWANG — nama seb. serangga.

TAWEH — tawas; manaweh — mengobat loeka (kebiasaan obatnja bertjampoer tawas); bangka' manamba', loeko manaweh — ki.: mengganti keroegian, djika meroesakkan barang orang; inda' dape' ditaweh lai — hati jang roesak tiada dapat diperbaiki lagi; inda' tataweh-taweh ati den — tiada dapat lagi saja sabarkan hati saja.

TAWE', lih. pitawe`.

TEA, batea-tea — bersenda, bertjakap seperti orang gila.

TEBA(R) — tébar, sérak; batebaran — bersérak. bertaboeran; mampatebakan — mempertaboerkan; mampatebakan ketje` — menjiarkan chabar.

TEE', tere`, lih. tarie`.

TEENG, sateeng — seperdoea dari seoeang: di Padang = lima doeit, di Solok = 2 gadang = 4 doeit.

TEGANG, bategang-tegang — beroendjoen-oendjoen, perb. dengan tagang.

TEGEH, pategeh, lih. panegeh.

TEH, kepéndékan dari ateh — atas; teh langi` — atas langit.

TEJA, lih. tea.

TEKE', maneke` — mengetoek dengan boekoe djari, perb. dengan toko`.

TEKENG, lih. pekeng.

TEKO (dikota) — téko.

TEKONG I — n. seb. oekoeran isi sama dengan tjoepak.

TEKONG II — seb. penjakit koelit.

TEKONG III, batekong-tekong, lih. bateong-teong pada teong.

TE' — kepéndékan sakete', ete`.

TELE-TELE, batele-tele — bertjakap jang tiada ketahoean atau tetap maksoednja; bakatele — salah bertjakap, tiada terang, sehingga berlain arti dari jang dimaksoed.

TELENG I — miring, landai.

TELENG II (Koto Toeo) — téngok; maneleng — menéngok; telenglah roemah toe lah tjondong — téngoklah roemah itoe telah tjondong.

TELOH — télor. lih. peloh.

TELONG — tangloeng.

TEMBA' — témbak; manemba` — menémbak; toekang temba` — nama sindiran bagi orang jang bermata satoe; ambo nan ditemba'njo — saja jang dimaksoednja (dengan sindiran); laoei' ditemba', dare' kanai — ki.: lain jang dimaksoed, lain jang dapat atau jang sampai. sama djoega: lantai ditemba', idoeeng kanai.

TEMBE (K. Toeo) — nama déwa jang koeasa atas babi hoetan: lih. pada bigau II.

TEMBO' — témbok; manembo` — memasang témbok.

TEMBONG, ditembong — digali atau diambil sehingga jang tinggal berloebang besar.

TEME, maneme — mentjolét.

TEME' (v.d.T.), maneme` — menampal.

TEMONG, lih. talemong-temong.

TEMPANG, timpang — timpang, tiada loeroes; tempang njo mantjabie' kain — tiada loeroes ia mentjabik kain.

TEMPE(L) — papan penoetoep pertemoean atau oedjoeng papan dinding; manempe — melekatkan témpé atau menoempang berkata sepatah doea perkataan atau berkirim salam dalam soerat jang akan dikirimkan.

TEMPO — témpoh, tiada bekerdja; minta' tempo — minta tanggoeh, minta izin tiada beladjar atau tiada bekerdja; inda' manempokan tangan — tiada menghentikan tangan, selaloe bekerdja.

TEN kepéndékan dari eten, teten — itoe; ten moeah apa' ang! — itoe dia bapamoe!; pe'ten kepéndékan tampe' eten — disitoe.

TENA' — soenji, tiada berqesa, ligat; tena' teh koedo — tiada bergerak doedoek diatas koeda.

TENDA — ténda; boeka' tenda — tiada bertoetoep kepala.

TENDA', batenda` — bertanding; mampatenda'kan — mempertandingkan.

TENDE' — tambahan; iko tende'njo — ini tambahnja; manende'i — melebihi, mengatasi.

TENDJA' — pintjang, intjoet; manendja'-nendja` — berdjalan memintjang-mintjang.

TENDJOE, tindjoe — tindjoe; batendjoe — bertindjoe; manendjoe — menindjoe; mampatendjoekan — bersama-sama menindjoe akan seorang; tendjoe birieng — sem. tindjoe sihir, jang kena akan mendapat penjakit koelit.

TENDOH (v.d.T.), lih. toendi', toentji' II.

TENE I (K. Toeo), batene'-tene` — dipermandjakan.

TENE' II (Pariaman); marapoclai ko tene' bana — mempelai ini diam² sadja.

TENGA' — bingoeng, seperti orang jang tiada baik pendenearannja, tiada lekas tahoe apa jang akan diboeat, dalam soeatoe hal, lih. enga`.

TENGANG, lih. tenga`.

TENGGA(R) I — angkat, manengga — mengangkat.

TENGGA(R) II, manengga — mengamat-amati antara beberapa langkah soepaja lebih djelas.

TENGGA(R) III, sitengga — setinggar, istinggar (Portoegis), djadi asal katania boekannja tengga(r) jang artinja „angkat".

TENGGANG — ténggang; bari batenggang — beri waktoe akan berichtiar; tampe' batenggang — tempat meminta bantoe, teroetama tentang oeang; tenggang oerang dalam kampoeeng — oemp.: dalam hal mengerdjakan soeatoe pekerdjaan, hendaklah diingat orang dalam kampoeng apa jang koerang baik bagi meréka itoe djanganlah dilakoekan soepaja djangan ketjil hatinja; tenggana manenggang — ingat-mengingati, djanganlah memikirkan hal diri sendiri, melainkan pikirkan djoega hal orang lain: mampatenggangi — menolong dengan 'akal atau dengan oeang; abih tenggang djo kalaka(r) — ki.: hilang 'akal boedi bitjara.

TENGGE' — ténggék; batengge` — berténggék; batengge' dibendi — doedoek berbéndi; patengge'i — naiki; dipatengge'ino sadjo kato awa` — perkataan kita jang keloear menoendjoekkan satoe djalan kepadanja oentoek