Lompat ke isi

Halaman:Kamoes Bahasa Minangkabau-Bahasa Melajoe-Riau.djvu/249

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

TIDJA'

247

TIMANG


TIDJA' — tidjak, pidjak; tidja'-tidja` — sanggoerdi, lih. indjah-indjah, indja'-indja`. TIDO — tiada; alih tido nitie` — alif tiada bernoktah; ilang dimato loepo tido — hilang dimata, loepa tiada; manido — mengatakan tiada dapat menerka soeatoe teka-teki; baio-io, batido-tido — bermoepakat, bermoesjawarat. TIDOEE(R) — tidoer; tidoee-tidoee — berbaring-baring; tidoee lalo' makan kanjang — orang jang tiada soeka bekerdja, tetapi soeka makan énak sadja; manidoeekan ana` — menidoerkan anak; manidoeekan saki' kapalo — tidoer karena sakit kepala; katidoeeran — tempat tidoer, ketidoeran; tidoee sakalo' barasian — hal orang jang mendapat soeatoe pikiran jang baroe atau jang berlain dari dahoeloe; ba' koetjieng tidoee dibantai — ki.: senang, tiada chawatir akan kekoerangan apa-apa; salapie' sakatidoeeran, sabanta sakalang oeloe — ki.: bersahabat betoel.


TIE (Pariaman) tielah! — biarlah!, lih. tino.

TIE' — pintjang; manie'-nie` — menimpang; basiandjieng tie` — tiada sekata dalam soeatoe kaoem tentang mengerdjakan soeatoe pekerdjaan.

TIENG — perkataan jang menggambarkan boenji, oemp.: bila tali biola jang tegang, poetoes, lih. dantieng.

TIGARI kepéndékan tigo ari; manigari, kepéndékan manigo ari — selamatan tiga hari majat terkoeboer; pandjai' nan ilang, ditigari djo kabau — ki.: ongkos perkara lebih dari barang jang diperkarakan.

TIGO — tiga; manigo ari, lih. tigari; sakali marangkoeeh dajooeeng, doeo tigo poelau talampau — dalam soeatoe pekerdjaan doea tigo maksoed jang berhasil.

TIKA(R) I — tikar; maniiliehkan tika (lapie') — kawin dengan saudara isteri kita jang telah meninggal menggantikan lapie`.

TIKA(L) II (Sidioendioeng) — hal boeah njioer jang terkoelai (terkelapai) pada batanganja, karena tangkainja pandjang.

TIKAI, inda' tikai diambo — tiada salah dari saja; manikai — tiada membenarkan, tiada sekata, berlain pikiran tentang soeatoe moepakat; batikai paham — berlain pikiran; batikai-tikai — tiada sama, berlain; batikai-tikai bana pamoeloan poeaso oerang sataoen ko — berlain-lainan betoel permoelaan orang berpoeasa dalam tahoen ini; patikaian — perlainkan, pergantian; djan samo-samo ari Sinajan barale', patikaikan aga' saari — djangan sama-sama hari Senin berdjamoe, perbédakan barang sehari; patikaian — perselisihan; patikaian kadji — perselisihan 'ilmoe teroetama tentang agama.

TIKALA' — tengkalak; tikala' maado' moedie', loekah maada' ilie — ki.: menoeroet jang lazim.

TIKAM — tikam; tikam djadja` — n. sem. djalan mendjahit; manikam — menikam; batikam — bertikam; manikamkan — menikamkan; awa' den ditikamkannjo ka angkoe kapalo — saja dipetenahkannja kepada engkoe kepala; tikaman — penjakit dada, rasanja sebagai ditikam-tikam (mentjotjok-tjotjok); injo batikaman djoeo dibatin — pada lahirnja

ia berbaik, tetapi pada batin ia bermoesoeh-moesoehan.

TIKOEE' I — sem. penjakit gigi (teroetama pada anak ketjil), gigi jang dihinggapi penjakit itoe poetoes-poetoes.

TIKOEE' II, batikoee` — sem. permainan boedak² perempoean dengan batoe ketjil, diamboeng dan ditangkap, dinamai djoega batilan tjikoeih; lih. djoega: simbang II.

TIKOEHI — tikoes; mampitjajokan (mampararoeehkan) atah katikoeih — mempertaroehkan oeang kepada orang jang boros atau kepada pendjoedi.

TIKOELOEE' — tengkolok; batikoeloee` — memakai tengkolok.

TILAKAN — telakan; batilakan, basitakan — bertelekan, asal katanja takan; patah kapa' batoengke' paroech, patah paroech batilakan — ki.: tiada poetoes asa dalam soeatoe pekerdjaan karena masih ada jang akan menolong.

TILAKO — tjelaka; ana' tilako — anak malang, anak tjelaka; tilako koetoee' bangkah — terlaloe amat tjelaka.

TILAKOEENG — telekoeng.

TILAM (dalam pantoen) — tilam; tidoee batilam aie mato — ki.: selaloe menangis waktoe tidoer, sehingga kasoer basah, karena rindoe atau karena mengenangkan oentoeng jang malang.

TILAN I, batilan — sem. permainan boedak² perempoean dengan batoe² atau bidji² diamboeng dengan tapak tangan laloe disamboet dengan belakang tangan, lih. simbang dan tikoee`.

TILAN II — seb. ikan soengai, dinamai djoega landjieng.

TILANDJANG, talandiang — telandjang; batilandiang — bertelandjang; batilandiang boele' (goae') — telandjang boelat, telandjang bogél; manilandjangi — menelandjangi. menelandjangkan; injo lah batilandiang kini — ki.: ia tiada lagi menaroeh nakaian atau berpakaian karena semoeanja habis karena main.

TILANTANG — telentang; manilantang — telentang; ana' den pandai manilantang — anak saja telah pandai menelentang; manilantangkan — menelentangkan; lah den toengkoei' tilantangkan — telah saja pikir habis-habis; tatilantang samo taminoen diaie, tatoengkoei' samo tamakan ditanah — djika telentang sama terminoem air, tertelangkoep sama termakan tanah, demikianlah hal orang bersahabat jang bertegoeh-tegoehan djandji, lih. pada samo; manilantang mambilang lae, manoengkoei' mambilang lantai — ki.: hendaklah berpikir dalam² pada tiap-tiap pekerdjaan.

TILIE' — tilik; soedah ditilie' dalam batin atau dalam rai` — telah ditilik dalam gaib (tenoeng).

TIMAH — timah; matjamnja: timah poetieh, timah itam, timah sari.

TIMAH-TIMAH — timah jang digantoengkan antara kail dan pelampoeng.

TIMANG — timang; manimang — menimang; aloen barana' alah ditimang — ki.: telah mengatoerkan hal perdjalanan, tentang soea-