BENTENG
37
BILA
|
— merdjalankan, menjoeroeh koeda berlari dalam lingkoeng; dibentainjo mangetje` — ia bertjakap tiada teroes tepat sekali, melainkan dikelilinginja dahoeloe; mendjolok kata; pabentaran — tempat koeda beredar, berpoetar. BENTENG — benteng; mambenteng — berdjalan melereng boekit atau goenoeng; Oelando babenteng basi, Malajoe babenteng 'adat — orang Belanda melindoengkan dirinja dengan sendjata, Melajoe dengan 'adatnja. BENTJA(R), bentja ati den kini — bimbang (tjemas) hati saja sekarang. BENTJANG, lih. bintjang. BENTONG — kekok, tjanggoeng. BEO — bia; kanai beo — membajar bia. BEONG, tabeong — terajoen seperti perasaan penoempang waktoe auto melaloei kelok. BERAI — berai; tjempai-berai — tjerai-berai. BERANG — berang, marah; mamberang — marah oleh soeatoe sebab; pamberang — soeka marah; kanai berang — kena (dapat) marah; diberangi — dimarahi; kaberangan — kena berang. BERE, tjere-bere — bertengking, kernjoet; moentjoeengnjo tjere-bere sadjo — perkataannja tiada berketentoean (tiada ketahoean): mengoempat, mentjela dsb. BERENG-BERENG — bering-bering. BESOH — beda, beza; babesoh — berlain; apo besohnjo tapoeeng djo kapoee? — apa bedanja tepoeng dengan kapoer? BETE' (Koto Toeo) — ketjil. BETI, tando beti — barang² jang boleh mendjadi keterangan dalam soeatoe perkara pelanggaran. BIA — sematjam koeman dalam mata ajam; dë' bia — kena penjakit itoe. BIA(R) — biar; pabia, padia — biarkan; djan dipabia injo kamari — djangan dibiarkan ia datang kemari; bapabia sadjo ana' toe batendjoe — dibiarkan sadja anak itoe berkelahi; inda' tapabiakan — tiada dapat didiamkan. BIADAB — biadab. BIADI — nama sebangsa oelat dalam peroet binatang. BIAI (Agam) — iboe, ma'; sabiai — seiboe; sabiai-sapaai — seiboe-sebapa. BIAJO — biaja. BIA' I, babia` — basah; mambia'i — membasahi. BIA' II, kambang bia` — biak, peridi; kangkang bia` — toenggang langgang; kangkang bia' mengadjai — toenggang langgang mengedjari. BIANG — bening, bening, oleh karena soeatoe barang tipis boleh tjerah kebaliknja; biang² kain — terang sedikit, oemp.: tentang pengadjian atau pengadjaran sekolah; biang mananti taboee` — ki.: hal perkara jang hampir poetoes; biang lah taboee', gantieng lah poetoeih — telah poetoes tentang perselisihan (persengketaan); djan tabiang-biang kehnjo — djangan ia tahoe sedikit djoeapoen. BIARO, batoe biaro — goea. BIASO — biasa; tabiaso — terbiasa, mendjadi kebiasaan; mambiasokan — membiasakan; kabiasoan — kebiasaan; alah biso dë' biaso — alah bisa karena biasa; karena biaso (orang berdjalan tiada memakai alas kaki) tiada lagi merasa sakit. BIAWA' — biawak. |
BIAWEH, piaweh — biawas, djamboe bidji. BIBIE(R) — bibir; bibie koeali — tepi koeali; bibie roemah — tepi roemah; batanam taboe dibibie — manis moeloet; pandjang bibie oerang mampakatokannjo — tiada berhenti dan hampir tiap² orang mentjeriterakan halnja jang koerang baik; ia mendjadi gamit-gamitan. BIBI' I — bimbit; pajah mambibi' atinjo — pajah mengagak hatinja, seperti menatang minjak penoeh. BIBI' II — bibit. BIDA(L) — bidal; pepatah. BIDAAH — bida'ah. BIDAI — bidai; oela bidai — menoeroet kepertjajaan orang oelar itoe seperti bidai (tikar) terhampar, siapa jang doedoek diatasnja, digoeloengnja. BIDA' — bidak. BIDAN — bidan. BIDANG I — bidang; sabidang sawah — seboeah (sepiring) sawah; bidang kain ko gadang — kain ini lebar; gadang bidang baoe — ki.: mengerdjakan soeatoe pekerdjaan sendiri sadja dengan tiada mengharapkan bantoean dari orang jang wadjib membantoe. BIDANG II — biloer; badannjo babidang-bidang kanai latjoei` — badannja penoeh biloer kena poekoel. BIDARO — bidara. BIDIE' — bedek; babidie` — beladjar membedek; pabidie'an — tempat beladjar membedek (menembak); angkoe nan dibidie'njo — engkoe jang dimaksoednja. BIDJA' — bidjak, petes; bidja'sano — bidjaksana. BIDJAN — bidjan. BIDJO — bidji; batanam bidjo baie` — berboeat sesoeatoe pekerdjaan jang achirnja mendatangkan kebaikan; lawannja: batanam bidjo boeroee'; bidjonjo elo` — asalnja (bapanja) baik. BIDODARI — bidadari. BIDOEE' — bidoek; sabidoee' makannjo — banjak makannja; asieng bidoee kalang dilata` — galang ditaroeh tiada dibawah bidoek, artinja lain tanja lain djawab; bidoee' laloe kiambang bataoei` — ki.: sesoedah selesai perbantahan orang bersaudara, lambat laoen mereka itoe akan berdamai djoega. BIDOERI — baidoeri. BIEH, oedjan bieh-bieh — hoedjan boenoet, hoedjan rintik-rintik. BIGAU I — sebangsa kertjoet. BIGAU II — nama orang kerdil dalam hoetan, pada setengah negeri namanja letjo, tembe, mege; ialah jang memerintah babi. BIGO — bega; mambigo — memegangkan leher kerbau jang soedah direbahkan dengan tangan kanan akan disembelih. BIHIE(R) — daging antara paha dan peroet sapi atau kerbau, sangat digemari orang karena bertjampoer lemak. BIKA — bingka; oentoeeng ba' oentoeeng bika, baapi diateh dibawah — hal orang dalam djabatan jang soekar, seperti doedoek antara api, djika ta' ingat nistjaja terbakar. BIKO, lih. baiko. BIKOE² — biroe-biroe. BILA(L) — bilal; kati' laloe kati' mati, bila laloe bila mati — ki.: tiada memandang |