Lompat ke isi

Halaman:Kamoes Bahasa Minangkabau-Bahasa Melajoe-Riau.djvu/55

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

DATO'

53

DIAM


DATO' (v.d.T.) — djelas, terang; badato'-dato' mangetje` — terang-terang berkata.

DAWA — da'wa; mandawa — menda'wa; pandawaan — da'wa; badawa badjawab — bersoäl djawab.

DAWAI — dawai.

DAWAT — dawat.

DEBA' — dempak, pandjang dan lebar tiada berpadanan tentang moeka atau kaki.

DEBANG, lih. debong.

DEBONG, mandebong — menjajat daging sehingga berloebang, mematjoel tanah sehingga berbongkah.

DEDE, tadede-tadede — moengoet-moengoet seperti perdjalanan orang maboek; ana' kete' mandede manoeroei'kan oerang gadang — anak ketjil menjeret kaki mengikoet orang besar.

DEGANG, lih. dagang — pikoel.

DEKE', mandeke` — menokok orang dengan oedjoeng djari; oendang deke` — bolak-balik.

DË' — karena; di Agam biasa diseboet di; dë' (di) a ang? — apa halmoe?; dë' (di) a moengko ang manangih? — apa sebab maka kamoe menangis?; inda' dë'-a—dë'-a (di-a—di-a) doh — tiada sebab apa-apa, tidak ada sebabnja; ka dë' saari — oentoek siapa oeang ini; ka dë' amai ambo — bagi iboe saja; dë' ambo inda' djadi apo — bagi saja tiada mengapa; dë' saari — tempoh hari; nan dë' itoe — jang tempoh hari; ma kitab nan dë' saari (nan dë' itoe) — mana kitab jang tempoh hari; laï basoeo dë' ang adie' den? — adakah bertemoe olehmoe adik saja?; dë' ati mati, dë' mato boeto — karena menoeroetkan hati dan mata, tjelakalah diri; dë' lamo loepo, dë' banja' ragoe — karena telah lama djadi loepa, karena amat banjak (barang jang dilihat) djadi ragoe.

DEME' (v.d.T.), bademe'-deme` — penoeh dengan tampal.

DEN, dejen, denai — akoe, saja, hamba; den kasar dari ambo; manden — mengatakan: den nan koeaso disiko, den nan ...... — artinja meradjalela, tiada ia takoet kepada siapapoen; djan baden-den disiko — disini tiada dapat kamoe berboeat sekehendak hatimoe; denai (dalam tjerita) — dipakai oleh orang besar kepada orang jang dibawahnja: mano ang Boedjang Salamat, tjoebo djagokan dang si Boejoeeng, denai mananti disoerambi — Hai Boedjang Selamat, pergilah engkau membangoenkan si Boejoeeng, kita menanti diserambi (tjerita Tjindoee Mato; denai radja perempoean di Minangkabau jang bernama Boendo Kandoceng dan si Boejoeeng jaïtoe poeteranja jang dinamakan Dang Toeankoe); soedah manden, maambo poelo — moelanja berkata kasar, mengatakan tiada takoet kepada barang siapapoen, tetapi kemoedian oendoer sendiri (lemah lemboet perkataannja).

DENA', lih. dana`.

DENDANG — dendang; badendang — ber-dendang; badjoea dendang — mentjari penghidoepan dengan bernjanji seperti anak komidi bangsawan; dendang rantau — sematjam lagoe jang memiloekan hati; pabialah na' njo badendang — biarkanlah dia me-

rotok, menjombong dan sebagainja; sambie badendang bidoee' ilie — ki.: doea pekerdjaan jang diboeat dalam satoe waktoe.

DENDENG — dendeng; mandendeng — memboeat dendeng; lebih lazim: baloee (baloer) dari dendeng.

DENGENG I, lih. dangieng.

DENGENG II, saboelan badengeng — seboelan betoel; tjie' roepiah badengeng — satoe roepiah betoel.

DENGKE', mandengke` — tekeboer, bertambah djahat tentang perangai; kalakoean ana' den mandengke' bana kini — lakoe anak saja sekarang bertambah djahat.

DENGKENG — boenji jang keras, oemp. boenji toekoel besi dipoekoelkan pada landasan besi.

DENGKONG, tjalempong badengkong-dengkong — gamelan Melajoe berdengkoeng-dengkoeng.

DENTJE' — lompat jang tiada pandjang; mandentje'-dentje` — melompat-lompat seperti anak ketjil; lih. dontje`.

DEPA' (v.d.T.), lih. deba`.

DERE' — deret; badere'-dere` — berderet-deret, berleret-leret.

DESO — djampi; mandesokan oebe` — memanterakan obat.

DETA(R) — destar; badeta — berdestar; mampadeta — berdestarkan; sadeta — oekoeran kain, jaïtoe empat persegi jang sisinja sepandjang kain jang disoekaï; matjam-matjam nama destar menoeroet ikatnja: deta saloee' (saloee' timbo) — destar pakaian penghoeloe, orang-orang bangsawan, orang berpangkat atau mempelai laki-laki; deta bakaroei` — destar penghoeloe; deta tjilieng manoeroen — destar orang bangsawan di Padang; deta baridie` — destar toekang tari; deta pitja', deta boele` — pakaian orang moeda; deta belah katjang — destar pendjoedt; inda' soerang ang sadjo nan badeta — boekan kamoe scorang sadja laki-laki didoenia ini; dikatakan seorang perempoean kepada soeaminja dilka berbantah. artinja djika saja bertjerai dengan kamoe, dapat saja mentjari soeami lair.

DEWA — dewa; ba' tjando dewa — terlaloe amat bagoes tentangan perempoean.

DEWANGGO, doeanggo — dewangga.

DEWASO, lih. doeaso.

DI — di, pada (akan); dibilie` — dibilik; dimakan — dimakan; baoetang di Tjino — beroetang pada Tjina; injo takoei' di den — ia takoet pada (akan) saja; ambo inda' tabao dipitih — saja tiada terbawa oeang; tamakan diratjoen — termakan (akan) ratjoen; di = dë` — oleh, dari; di-a ang, dë' apo ang — apa halmoe; ambo disipa'njo di si Badoe — saja disepak oleh si Badoe; aden datang diaie — saja datang dari soengai, perigi dll.; inda' salah diden — boekannja salah dari saja; djaoech dimato, djaoech diati, jang sebenarnja: djaoech dari mato, djaoech dari ati.

DIAM I — diam, tinggal, berhenti; djo sia ang diam? — kamoe tinggal dengan siapa?; diam dibanda ta' maniroe, diam dilaoei' masin tida` — hal orang jang telah lama ting-