Lompat ke isi

Halaman:Lembaran Adat Minangkabau.pdf/23

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

nya menitik beratkan persoalan kepada tugas dan kewajiban penghulu belaka, kalau tidak disebutkan pula tentang haknya.

Padahal ninik mamak disamping tugasnya memimpin kemenakan, juga harus bertanggung jawab sebagai pemimpin rumah tangganya. Alangkah pincangnya jika seorang penghulu terus-terusan mendapat kritik dan umpatan malah tantangan dari anak kemenakannya, bila terlambat atau tidak sempat mengurus anak kemenakannya, sedang soal hak penghia itu sendiri yang menjadi kewajiban bagi si kemenakan terhadap penghulunya tidak pernah terlintas dalam hati si kemenakan yang bersangkutan.

Babuah lansek di Sijunjuang
dijua anak 'rang Koto Tuo
dibali urang Bukik Apik.
Baban barek patuik dijujuang
sayang singguluang nan tak ado
dima kapalo tak ka sakik.

d. Salah satu ulayat penghulu ialah rimbo. Dan sebahagian dari rimbo ulayat ini sekarang masih rawan. Kenapa tanah-tanah ulayat yang demikian itu sebahagiannya masih belum dibangun ? Alangkah sayangnya tanah-tanah subur itu masih belum diadakan pengolahannya. Padahal sebahagian nagari-nagari adalah daerah minus, hingga menyebabkan sebahagian besar anak kekemenakan pergi merantau. Sungguh menyedihkan bahwa anak kemenakan dibiarkan pergi meran-

21