Lompat ke isi

Halaman:Lembaran Adat Minangkabau.pdf/25

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

Nyatalah kepada kita sekarang bahwa hubungan mamak dengan kemenakan dewasa ini menurut adat sudah merosot. Gejala-gejala ini sudah dapat kita tanggapi bersama-sama, kita pahamkan bersama-sama. Dan persoalan ini tidak terlepas dari membicarakan gejala-gejala negatief dalam garis besar adat pada umumnya.

Faktor-faktor perobahan adat tersebut yang antara lain menyebabkan perobahan pula dalam hubungan mamak dan kemenakan sekarang. Adapun sebab-sebab perobahan tersebut di sini saya coba mengemukakan sebagai berikut :

  1. Terbukanya negeri sekarang, karena adanya lalu lintas antara nagari-nagari dalam daerah Minangkabau dan lalu lintas dengan nagari-nagari yang ada di luar Minangkabau. Menyebabkan anak kémenakan sudah banyak merantau ke negeri lain, malah ada yang sudah menetap di rantau turun temurun menghuni rumah yang mereka miliki sendiri.Kalau dahulu anak kemenakar yang perempuan tidak ada pada umumnya yang merantau, sekarang malah sudah ada yang tidak pulang-pulang lagi ke kampung. Kalau yang mula merantau itu masih mengekelahirannya sebagai kampung aslinya akibat dari lang negeri asalnya, yang sudah menganggap rantau dari keturunan mereka yang tidak pernah tahu tentahui keadaan adat istiadat kampung aslinya, maka Lingkungan yang didapatinya semenjak ia dilahirkan,sudah tipis harapan hubungan secara adat antara mereka sebagai kemenakan dengan mamak-mamaknya dị kampung akan berlangsung seperti di zaman ibunya.
  2. Berobahnya keadaan ekonomi, umpamanya dengan beredarnya uang ke dalam negeri, di samping ada-

23