Lompat ke isi

Halaman:Magek Manandin.pdf/158

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

badan berdua bersaudara, kakak kandung kini lah mati, badan diri belum bertentu.

Berkata Magek Manandin, kepada Puti Nilam Cahayo, “Adik kandung Puti Nilam Cahayo, denai katakan yang sebenarnya, bukan salah di diri denai, salah di Tuan Rajo Duobaleh, sekali sampai empat kali, denai tahankan dengan sabar hati, namun yang sekali ini, sudah tidak tertanggungkan lagi, berpisah nyawa dengan badan.

Ke pasar ke tengah pekan
Membeli kain tanah liat;
Di sini kabar dihentikan
Yang lain akan kita lihat.

147