Lompat ke isi

Halaman:Magek Manandin.pdf/179

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

MAGEK MANANDIN


Magek Manandin adalah seorang pemuda yang suka berjudi dan menyabung ayam. Suatu kali, ia kalah dalam berjudi, sehingga terpaksa menggadaikan semua pakaiannya dan tidur di kandang sapi milik orang lain. Karena tidur di dalam kandang sapi itu, ia dituduh mencuri sapi.

Rajo Kuaso, mamak dari Magek Manandin, merasa malu atas kejadian itu. Ia membuang Magek Manandin ke lurah yang sangat dalam. Hukuman itu membuat Magek Manandin jera dan berniat sungguh-sungguh untuk tidak akan berjudi lagi.

Pada akhirnya, ia berhasil keluar dari jurang yang dalam itu dengan bantuan seekor burung nuri. Magek Manandin pun kembali ke kampungnya.

Pada saat bersamaan, tunangannya, Puti Subang Bagelang, dipaksa kawin dengan Rajo Duobaleh. Magek Manandin berusaha mendapatkan kembali tunangannya tersebut. Puti Subang Bagelang yang mengetahui Magek Manandin masih hidup, merasa sangat senang. Ia kemudian membekali Magek Manandin dengan emas dan perak serta seekor ayam aduan untuk menantang Rajo Duobaleh di gelanggang.

Dalam pertandingan itu Magek Manandin berhasil mengalahkan Rajo Duobaleh. Namun Rajo Duobaleh tidak mau menerima kekalahannya. Maka terjadilah perkelahian antara Magek Manandin dengan Rajo Duobaleh. Rajo Duobaleh pun tewas dalam perkelahian itu. Orang-orang menyambut dengan suka riaaatas kemenangan Magek Manandin tersebut.


BALAI BAHASA PROVINSI SUMATERA BARAT