Lompat ke isi

Halaman:Magek Manandin.pdf/32

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

Telah sehari dua hari, habis pekan berganti bulan, sampailah sembilan bulan lamanya, pada suatu hari ketikanya, lahirlah si anak kandung, telah senang rasa perhatian, karena anak perempuan, sehari ada sehari bernama, dinamakan Puti Nan Bungsu, telah dapat kawan beriya, Allahurabbi senangnya hati.

Telah sebulan lama di dunia, besar bagai diambung-ambung, bagai niru di tepi lesung, mandi berturab air bunga, kipas bersabung kiri kanan, si Kambang banyak menjagai.

Tidaklah kabar diperpanjang, setelah lama kelamaan, anak telah besar keduanya, salah sedikit pada si bapak, anak yang tidak disekolahkan, pergi mengaji tidak pula, basa-basi jauh sekali, hanya yang lebih sabung dan judi, menurut kehendak hati saja, maklumlah tuan anak bujang, di mana sorak yang ramai, di sanalah Magek Manandin, dia sangat suka menyabung.

Badan bertambah besar jua, orang beraja di hatinya, menurut hati besar saja, yang lebih ambung sepak raga, tidak diingat perut lapar, tidak tentu hina mulia, sampai berumur dua belas tahun.

Ramilah balai pasar Gadang
Raminya sedang tengah hari;
Beri maaf denai mengarang
Kabar beralih hanya lagi.


21