Lompat ke isi

Halaman:Magek Manandin.pdf/60

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah
Gantang gangsa palutnya loyang
Sekalat layah pengguntingan;
Sedang kaya banyak yang sayang
Miskin sendirian menanggungkan.
Tubuh buruk kampung dijaja
Dibeli pandan menyelesai;
Nasib buruk tiba di hamba
Uang habis badan merasai.
Masaklah buah terung tunjuk
Makanan raja di Painan;
Berhembus angin dari rusuk
Mengeluh bujang kedinginan.

Hari hampir beranjak siang, dingin yang tidak tertanggungkan, berjalan Magek Manandin, berkain berbaju tidak, hanya celana genggang buruk.

Lalu nampak sebuah rumah, telah tiba ia di sana, duduk di halaman orang, dilihat kampung sangat ramai, masuklah ia ke dalam kandang, sudah duduk ia di dalam. Karena hari sangat dingin, nyamuk menggigit timbal balik, terkejutlah itik dengan ayam, telah berbunyi itik angsa.

Terkejut orang punya rumah, bangunlah orang sekampungnya, turunlah orang ke halaman, dilihat bersama-sama, pintu kandang sudah terbuka, tampaklah orang satu orang, berbaju berkain tidak, orang menjerit seketika.

Telah dipanggil orang maling, berkejar orang dalam kampung, yang hilir berkejar mudik, yang mudik berkejar hilir. Berkumpul orang besar kecil, sudah banyak orang di halaman, sudah ditangkap Magek Manandin, tidak orang tanya bertanya, langsung dipertinjukan seketika.

Yang seorang membawa batu, apa yang dapat dipukulkan, lepas dari tangan yang seorang, disambut oleh tangan yang lain.

49