Lompat ke isi

Halaman:Magek Manandin.pdf/78

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

Orang berhimpun seketika, diseretlah Magek Manandin, menangis Magek Manandin, “Oi mamak Rajo Kuaso, tolonglah beri ampunkan denai, tak iba kah mamak membunuh, inilah rupa badan diri.”

Sementara bapak dan mandehnya, setelah sadarkan diri, dilihat anak sudah diikat, menangis menggarung panjang, berkata Puti Linduang Bulan, “Anak kandung Magek Manandin, kalau utang bisa mandeh bayar, salah yang tidak dapat ditimbang, dilawan tidak terlawan, orang beraja di hatinya, kini begitulah di anak,

Kuda melompat batu belah
Tiba di lurah pendakian;
Usah didua kehendak Allah
Untung telah sudah dengan bagian.
Sinaro Sutan Saidi
Anak rang Darek Banuhampu
Berumah di ujung tanjung;
Tidak guna anak sesali
Suratan sudah dahulu
Sejak di rahim bunda kandung.”

Menjawab Magek Manandin, “Mandeh kandung tinggallah di rumah, mandeh serahkan saja kepada Allah,

Denai sarungkan malah baju
Karena memang baju Denai
Disarung lalu dihamparkan;
Denai tanggungkan malah dahulu
Karena memang salah denai
Badan ini jua yag merasakan.
Ambil oleh mandeh yang berbuah
Biarlah pandan berbunga
Ambil oleh mandeh yang bertuah
Berjalan denai yang celaka.

67