Lompat ke isi

Halaman:Pegangan Penghulu, Bundo Kanduang, dan Pidato Alua Pasambahan Adat di Minangkabau.pdf/12

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

menghilangkan maksud pepatah lah tinggi samak dari kayu, lah tinggi stindieh dari banduah, di tengah masyarakat sehingga kita, ninik-mamak, kembali berfungsi sebagai penghulu-penghulu yang berwibawa untuk selanjutnya mengajak anak-kemenakan melaksanakan pembangunan. Dan akhirnya saya mengharapkan maaf kalau kiranya dalam buku ini ditemukan kekhilafan-kekhilafan dan kalimat yang tidak pada tempatnya.

LEMBAGA KERAPATAN ADAT
ALAM MINANGKABAU SUMBAR

Ketua Pembina/Adat/Syarak


H. Idrus Hakimy Dt. Rajo Penghulu

2