Lompat ke isi

Halaman:Pegangan Penghulu, Bundo Kanduang, dan Pidato Alua Pasambahan Adat di Minangkabau.pdf/22

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

BAB II

Tugas Penghulu


Seorang penghulu yang telah dipilih anak-kemenakannya adalah pemimpin dari anak-kemenakan tersebut, yang diibaratkan hari paneh tampek balinduang, hari hujan bakeh batuduah, kapai tampek batanyo, kapulang bakeh barito, kasusiek nan kamanyalasai, kok karuan nan karmanjanihi, hilang nan kamancari, tabanam nan kamanyalami, tarapuang nan kamangaik hanyuik nan kamaminteh, panjang nan kamangarek, singkek nan kamauleh, senteng nan kamambilai, dalam segala hal. Maka perlu seorang penghulu melaksanakan tugas kepenghuluannya (kepemimpinannya) dengan penuh kesadaran, dan kejujuran dan penuh tanggung jawab.

Tugas seorang penghulu mencakupi segala bidang, seperti ekonomi anak-kemenakan, pendidikannya, kesehatannya, perumahan, keamanannya, agamanya, serta menyelesaikan dengan sebaik-baiknya kapan terjadi perselisihan dalam lingkungan anak-kemenakannya dan masyarakat nagari. Dan tugas-tugas yang tersebut di atas adalah suatu karya penghulu dalam memberikan bantuan dan partisipasi terhadap lancarnya jalan pembangunan dan lancarnya roda pemerintahan di negeri. Kalau tugas dalam lingkungan kaum anak-kemenakannya ini telah dilaksanakan sebagaimana mestinya menurut hukum adat Minangkabau, adalah merupakan bantuan yang tidak kecil artinya terhadap pembangunan dan pemerintahan di daerah kita, yang

pokoknya merupakan tugas pula bagi ninik-mamak penghulu di nagari-nagari. Maka di dalam adat Minangkabau ada empat macam tugas pokok bagi seorang penghulu:

12