Sawah basupadan, ladang bamintalak,
Padang baligundi, bukiek bakaratau,
Rimbo bajiluang, parak nan bapudiang.
Karimbo babungo kayu, ka sawah babungo ampiang,
Ka sungai bagungo pasía, ka tambang babungo ameh,
Kalauik babungo karang, jariah manantang buliah.
2. Jalan nan Pasa
Yang disebut jalan nan pasa di dalam adat Minangkabau ialah jalan hidup yang perlu ditempuh oleh setiap manusia, yaitu dua macam jalan:
a. Jalan dunia:
- Baadat,
- Balimbago,
- Bacupak,
- Bagantang.
b. Jalan akhirat:
- Dalil,
- Hadits,
- Tauhid,
- Makrifat.
Jalan dunia:
Baadat: Mengetahui dan mengamalkan peraturan-peraturan adat Minangkabau, karena yang dikatakan adat Minangkabau adalah segala sesuatu yang disusun menjadi aturan. Peraturan adat itu berjiwakan budi baik (husnul khalqi), yang berguna untuk menyusun hidup dan kehidupan serta hubungan manusia dengan manusia di bidang ekonomi, sosial, hukum, keamanan dan keagamaan (syarak). Umpama:
Peraturan dalam pergaulan sehari-hari.
Peraturan hukum dalam bidang adat tentang pusaka.
Peraturan hukum dalam bidang adat tentang gelar pusaka.
Peraturan dalam mengambil penyelesaian sengketa yang terjadi dalam masyarakat.
78