Iza ussidal amru ila gairi ahliha fantazirussaah, artinya apabila diserahkan suatu pekerjaan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah kehancuran masyarakat itu (Alhadits).
4. Tablig: Menyampaikan, sifat penghulu itu akan segala perintah dan peraturan dari pemerintah. Begitupun tentang persoalan agama Islam (syarak), menjadi tugas penghulu untuk menyampaikannya kepada anak kemenakan yang dipimpinnya, tentangan suruhan dan larangan yang harus diketahui dan diamalkan oleh anak- kemenakannya. Sesuai dengan kata pepatah: Syarak mangato, adat mamakai, adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Bukanlah penghulu itu mengurus adat semata, tetapi mencakupi keagamaan yang harus diamalkan dan ditinggalkan oleh anak-menakannya. Balligu'anni walau ayatan, artinya sampaikanlah daripadaku walaupun sepotong ayat sekalipun. Kullukum rain wakullu rain masulun an ra:iyatihi, setiap kamu adalah orang penggembala (pemimpin), dan akan ditanya tentang apa yang engkau gembalakan, karena tugas pokok seorang penghulu di Minangkabau adalah untuk memelihara (memimpin) anak-kemenakannya, sesuai dengan kata pepatah:
Kaluak paku kacang balimbing,
Tampuruang lenggang-lenggangkan,
Baok manurun ka Sarnaso,
Tanamlah siriah jo urekuyo.
Anak dipangku kemenakan dibimbing,
Urang kampuang dipatenggangkan,
Tenggang sarato jo adatnyo,
Tenggang nagari jan binaso.
Seorang penghulu orang yang mengoreksi setiap apa yang dilaksanakan oleh anak-kemenakannya, baik mengenai agama, kewajiban terhadap nusa dan bangsa, serta adatnya.
Kesimpulan
Seorang penghulu hendaklah mempunyai sifat-sifat yang terpuji.
Janganlah penghulu itu bersifat berlawanan dengan empat sifat yang telah kita sebutkan, yakni siddiq, amanah, fathanah, dan tablig,
70