Lompat ke isi

Halaman:Pokok-Pokok Pengetahuan Adat Alam Minangkabau.pdf/95

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

5. Percaya kepada qada dan kadar;
6. Percaya kepada hari qiamat.

Keimanan ini bukanlah hanya sekadar dipercayai begitu saja, tetapi diikuti dengan mengamalkan segala suruhan rasul-Nya, dan menghentikan segala larangannya.

Islam adalah mengerjakan segala rukun yang telah kita ketahui dalam agama Islam yang telah diwajibkan kepada kita manusia yang balig berakal, dan bergaul dengan baik sesamanya. Tauhid adalah mengesakan Tuhan, amat suci Allah dari bersekutu dengan lainnya. Allahuahad, Allahusshomad, Ilahukum ilahun wahid. Makrifat adalah mengingat Allah di waktu senang dan di waktu susah, siang dan malam, di waktu tidur dan bangun, di waktu seorang dan di waktu bersama, karena selalu ingat kepada Allah itu akan menjauhkan kita dari pekerjaan yang terlarang (jahat) dan shalat lima waktu.

Cerdik itu ada delapang macam:

  1. Cadiak dakwa-jawab,
  2. Cadiak kaji-mengaji.
  3. Cadiak kecek-mengecek,
  4. Cadiak cando kiyo,
  5. Cadiak tipu-manipu,
  6. Cadiak partikulir,
  7. Cadiak baraka,
  8. Cadiak tahu pandai.

Cerdik yang dikehendaki oleh seorang yang akan jadi penghulu (pimpinan) ialah cerdik yang kedelapan, yakni cadiak tahu pandai, serta fasih lidahnya berkata-kata dan lemah lembut perkataannya, karena lemah lembut itu dalam berkata menjadi kunci bagi pembuka hati setiap orang. Dan disebut juga cerdik tahu pandai ini dengan:

Tali nan tigo sapilinan, Tungku nan ligo sajarangan. yakni cadiak, tahu serta pandai, dan disebutkan juga cerdik atas tiap sesuatu yang diridhai Allah swt.

Dan janganlah dipakai cerdik yang disebutkan dalam pepatah yang dilarang mengamalkannya: Cadiak handak manjua kawan,

Gadang handak malendo,

72