Lompat ke isi

Halaman:Puti Marintan Aluih Talago di Bawah Gunuang.pdf/46

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

HEBOH? GEMPAR?

PEKIKAN MAUT DI MALAM BUTA

Bunuh, Rampok, Djudi, Silih berganti. Tak ke- nal kasih sesama manusia, setan jang berkuasa ma-- nusia lupa daratan, Dunia dikedjar dengan pikiran jang ditungangi Iblis achirnja―!

Batjalah buku ini, tidak akan anda lepaskan sebelum tamat ! ! !

NERAKA DITENGAH SAMUDERA

Perang Indotjina, Perantjis jang ingin mendja- djah lawan pasukan Ho Cin Min jang tak kenal mati. Benteng Bindienphu di kepung . . .

Delta Sungai Merah mengalir dengan arus darah dari pembunuh² an sesama manusia.

Pasukan sewaan Perantjis jang chianat, telah melari- kan diri ditengah Laut Samudera Hindia.

Bagaimana Nasibnja batjalah buku ini! Darah Tuan akan Turun Naik

DETIK² DJAHANAM,

Manusia jang diburu² oleh Nafsu Besar Tenaga Kurang, sudah dapat tak dapat berdaja achirnja menjesal. Orang jang dapat enak kita masuk pendja- ra. Roman bermutu tak ada tandingannja awas nafsu

Awas Nafsu Besar Tenaga Kurang bisa membawa anda ke Liang Kubur.

Harga Sementara Rp. 100.