Lompat ke isi

Halaman:Rancak Dilabuah.pdf/106

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah diujibaco

ingat juga, itu amanat ninik moyang. Sedikit tidak boleh lupa, agar bisa melawan hawa nafsu, agar bisa menundukkan dunia.”

Mendengar kata seperti itu, menjawab Sutan Samparano, “Manalah Mandeh kandung, sepanjang yang Mandeh ajarkan, tentang uraian dan paparan, setitik jadikan laut, sekepal dijadikan gunung, sudah tertanam di dalam hati, sudah tergambar di dalam diri, sepantun dawat dan kertas, tapi walaupun begitu, kalau ada lupa dan ragu, tolong Mandeh ingatkan.”

95