seperti itu, akan menyesal kemudian, agak sukar memilih menantu, entah kalau sembarangan saja. Kalau punya anak leki-laki, baru berumur enam tahun, siang masukkan ke sekolah, petang di rumah diajari, malam disuruh pergi ke surau, dua tiga jerat tertahan, salah satu akan kena juga, kalau nyampang akhil balih, ditambah juga pengajian, ajari Seperti itu, akan menyesal kemudian, agak sukar memilih menantu, entah kalau sembarangan saja.
Kalau punya anak laki-laki, baru berumur enam tahun, siang masukkan ke sekolah, petang di rumah diajari, malam disuruh pergi ke surau. Dua tiga jerat tertahan, salah satu akan kena juga. Kalau nyampang akhil balih, ditambah juga pengajian. Ajari betul, wahai anak kandung, limbago pakaian tua muda.
Kalau masuk ke perhelatan, tiba di dalam korong kampung, naik ke rumah tangga orang, jangan mencari tempat duduk. Arahkan pandangan hilir mudik, lihatlah orang kiri kanan, yang patut ditegur juga. Jangan berdiri berkerumun, orang jangan dilangkahi. Alek tentu punya sipangka, jamuan tentu punya janangnya.
Kalau ada Ampang Limo, atau Si Bujang dengan palagan, akan mendudukkan perhelatan, jangan kita berkehendak hati. Elok dipakai aturan yang betul, diturutkan kepandaian jenangnya.
Jangan congkak orang kini. Jika datang di pesta orang, dicari tempat untuk duduk yang mana ingin di hati. Bahasa jauh, adab kurang, tidak mengingat kokok ayam. Perhelatan punya aturan, adat limbago beraturan, helat seperintah jenang. Kita di dalam helat orang tidak boleh leluasa saja.
Walau di manapun didudukkan, harusnya menurut saja. Tiba cerana di hadapan, ambillah dengan tersenyum; itu dimakan basa-basi.
Sungguh, untuk tertawa saja tiga pula bagiannya:
Pertama, tertawa bangsa setan. Kedua, tertawa pergaulan. Ketiga, tertawa pakaian nabi.
Arti tertawa bangsa setan: gelak terbahak tinggi hati, beserta pekik dan lengkingnya, seperti luka kena asam. Itu tidak boleh kita pakai.
Arti tertawa pakaian adat: tertawa tersungging tidak jadi, entah ingin entah tidak, sedang manis dihentikan, antara suka dengan duka, di situ boleh dilakukan.
117