Tanggung Jawab Suami
Sampailah waktunya tiga hari, lalu didatangi Mandeh kandung, sambil berkata waktu tu, “Manalah Mandeh kandung, tentang janjian kita dahulu, sudahkah senang hati Mandeh? Tolong Mandeh tunjuk ajari, siang akan dijadikan tongkat, malam dijadikan kalang tidur,
Menyahut Siti Juhari, “Kalau begitu kata anak, Buyuang kemarilah duduk, supaya diurai dan paparkan.”
Tentang kelakuan dan pekerjaan, sejak ninik moyang kita, jika ditakdirkan Allah, kalau anak dijemput orang, jadi semenda korong kampung, kalau kawin dengan orang, sekata dengan ninik mamaknya, semufakat dengan ayah ibunya, tau condong yang akan menimpa, ranting yang akan mencucuk, atau pantangan dan larangan.
Menikah dengan perempuan, jangan dengan perempuan, yang tak tahu akan malu, yang tidak punya budi baik, tidak tahu sopan santun, walaupun rupanya bulan penuh, janganlah anak menerima, membawa cacat dan binasa, hina dan malu semuanya. Asal perempuan baik budi, yang sudah ditunjukajari, pasti punya malu dan sopan, pakailah selama-lamanya, jangan dilihat rancak dan buruk, usah diikuti pandangan mata, mata adalah permainan iblis.
71