↓Laman ko alah sah
sawah ladangnya, pembayar utang penutup malu, sungguh utang sudah dibayar, kita masih digunjingkan orang.
Satu hal lagi anak kandung, jika berunding dengan mertua, beserta istri sendiri, sungguh-sungguhlah berunding, berkata yang benar saja, katakanlah ucapan yang baik, agar enak didengar orang lain.
Kalau bermufakat ninik mamak, serta kaum keluarga, jadi penghulu anak kandung, disitulah beban jadi berat, anak akan bersakit-sakit, tentang laku dan perbuatan, setapak usah dilampaui, dengarkan gurindam adat, disebut kata pusaka, tidur berkalang dengan pusaka, nasehat guru jangan hilang, sungguhpun batang sudah bebas, ingat pucuk akan terhempas.
- Duduk dengan cupak gantang
- Berdiri pakai tongkat panjang;
- Adat pusaka jika mendatang
- Air setitik jangan dibuang
- Berjalan di alur patut
- Berkata sopan dalam rapat;
- Jika malu sama dituntut
- Tumbuh di cupak kita pepat
- Beruning membawa aduk
- Kalau duduk meraut ranjau;
- Yang dapat paham manis senduk
- Dari lurah sudah meninjau
- Kalau berdiri meninjau jarah
- Berjalan menjemut laba;
- Penghulu bersifat murah
- Timbangan genap menahan coba
77