dengan 2 Proyek Penelitian Bahasa dan Sastra yang berkedudukan di (11) Sumatra Utara, (12) Kalimantan Barat, dan tahun 1980 diperluas ke tiga propinsi, yaitu (13) Riau, (14) Sulawesi Tengah, dan (15) Maluku. Tiga tahun kemudian (1983), penanganan penelitian bahasa dan sastra diperluas lagi ke lima Proyek Penelitian Bahasa dan Sastra yang berkedudukan di (16) lampung, (17) Jawa Tengah, (18) Kalimantan Tengah, (19) Nusa Tenggara Timur, dan (20) Irian Jaya. Dengan demikian, ada 21 Proyek Penelitian Bahasa dan Sastra, termasuk proyck penelitian yang berkedudukan di DKI Jakarta. Tahun 1990/1991 pengelolaan proyek ini hanya terdapat di (1) DKI Jakarta, (2) Sumatra Barat, (3) Daerah Istimewa Yogyakarta, (4) Bali, (5) Sulawesi Selatan, dan (6) Kalimantan Selatan.
Pada tahun anggaran 1992/1993 nama Proyek Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah diganti dengan Proyck Penelitian dan Pembinaan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah.
Buku Tata Bahasa Minangkabau ini merupakan saiah satu hasil Proyek Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah Sumatra Barat tahun 1989 yang pclaksanaannya dipercayakan kepada tim peneliti dari Padang. Untuk itu, kami ingin menyatakan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Pemimpin Proyek Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah Sumatra Barat beserta stafnya, dan pera peneliti, yaitu Tim Peneliti Asni Ayub, Nurzuir Husin, Muhardi, Amir Hakim, Usman, Anas Yasin.
Penghargaan dan ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada para pengelota Proyek Penclitian dan Pembinaan Bahasa dan Sastra Indonesia dan Daerah Jakarta Tahun 1992/1993, yaitu Dr, Hans Lapotiwa, M. Phil. (Pemimpin Proyek), Drs, K Biskoyo (Sekretaris Proyck), Sdr. A. Rachman Idris (Bendaharawan Proyck), Drs. M. Syafei Zein, Sdr. Dede Supriadi, Sdr. Hanatik, serta Sdr.Yusna (Staf Proyck) yang telah mengelola pencrbitan buku ini. Pernyataan terima kasih juga kami sampaikan kepada Drs. C. Ruddyanto penyunting naskah ini.
Jakarta, Desember 1992 Kepala Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa
Hasan Alwi
vi