Lompat ke isi

Halaman:Tjerita Rantjak Dilabuh.pdf/14

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

-9-

 Satu lagi. agar dua pantun seiring:

Anak unggas makan tanaman.
Memakan buah seri mendjari:
Dipandang anak dihalaman.
Disangka anak bidadari.

Djika memandang orang nan banjak
Orang jang tahu diuntung hamba
heran memandang anak kandung,
disangkanja djaksa, djurutulis.
'rang sangka penghulu atau manti
angkuh serupa laras-laras.
O. anakku Rantjak Dilabuh.
dimana gerangan dapat pitis.
pembeli pakaian anak kandung?
Mendjawab anak Rantjak Dilabuh:
Kalau itu bunda tanjakan
disambut pitis orang nan kaja
djandji dibuat padanlah sudah
enam bulan djandji ketika
pitis nan dua djadi tiga
sepuluh mendjadi lima belas
sawah buntar djadi rungguhan.

Mendengar kata nan bak kian,
menangis terisak Siti Djuhari
O, 'nak kandung sibiran tulang,
kaulah anak tidak berhati
kaulah anak tidak berdjantung
hati tersisik bagai pelepah.
djantung hak djantung pisang keruk.
telinga kentjah dipingit
mulut sebagai takar disepgai
hertua bak pantun orang tua2;