Lompat ke isi

Halaman:Tjerita Rantjak Dilabuh.pdf/42

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

-37-

bila bertambah umur bujung
disana baharu gerangan berpaham
demikian sambutan Siti Djuhari.
Mendengar kata jang demikian.
mendjawab Sutan Samporono;
Manalah bunda kandung hamba
kemari tidak 'kan baik
kesana tidak 'kan clok
habislah tenggang budi hamba
eloklah bunda menundjukkan
mana jang baik akan diambil
agar ku-tjari akal budi
demikian djawab Sutan Samporono.
Berkata pula Siti Djuharı:
kalau begitu kata bujung
(Berunding sambil gelak)
Pada pikiran hati bunda
lah bunda pikir habis?
sudah ditelengkup ditelentangkan
ditimbang buruk dengan baiknja,
lah bunda ukur tinggi dengan rendab
baikpun melarat dengan manfa'atnja.
namun tersebut pengguruan
pengadjian ibu dengan ajah.
ialah nenek kandung bujung
nan bergelar Tuanku Radjo Bana.
tidak tinggal semiang kalam.
sudah hamba faham hamba amalkan,
Nan patut djadi menantu bunda,
'kan ganti tjintjin dengan gelang.
'kan ganti ninik ma.nak kita
jang akan djadi djodoh adik bujung
ialah hanja si Bujung Sidiak.
nan bergelar Pakiah Tjandokia.
kemenakan Datuk Radjo Adil
anak 'rang kampung Luruih Bana