Lompat ke isi

Halaman:Tjerita Rantjak Dilabuh.pdf/48

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

-43-

larangan Nabi sungguh2.
Suami 'kan berhati malu,
Dek malu, sajang kòk habis.
Dek marah bentji mendatang.
Achir kelaknja kemudian:
Arang habis besi binasa
ibu dan bapa bilang lelas.

Nak kandung sibiran tulang
pegangkan benar petua bunda,
buhul didalam kebat pinggang,
sebab demikian kata bunda,
buruk orang tidak dek orang.
buruk karena laku sendiri.
laku 'kan boleh kita ubah.
rupa dan roman nan akan tidak.
tjatjat orang karena pilnja. (Kelaitman)
aib ialah karena perangainja
perangai boleh diperbaiki
dengar sungguh itu 'nak kandung.

Kalau bersua dengan orang lain.
baik duduk ditengah ramal.
atau didalam helat - djamu.
tjelik usah dipertinggi.
mata usah dipeliar.
pandanglah sekali lalu sadja,
gelak usah diperadjak.
binasa muda karena itu.
Kalau seiring sama gedang.
atau ditengah helat diamu,
tidak kita bersopan merdesa.
tjelik tidak dihinggakan,
pandang serupa akan melawan.
"lah tampak hati beraninja,
gelak serupa beralamat,
itulah 'kan tanda iman kurang.