Lompat ke isi

Halaman:Tjerita Rantjak Dilabuh.pdf/54

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

-49-

tersebut piil dan perangainja.
tersingsing mulu pada kita,
Apakah rasa hati awak.
langit jang mana kita sigai.
bumi jang mana kita pidjak.
lautan mana kita arung.
diremas hati dikeluhkan,
hina tiba sesalan tumbuh.
dibasuh 'kan berhabis alt.
dikikis 'kan berhabis besi.
tak hapus oleh hudjan lagi.
lalu ketjutju piut kita.
anak disebut orang djuga
ingat2 upik disana.
elok dulu disesali,
begitu maka tumbuh tuah.

Sebagai pula o 'nak kandung.
kalau lah dapat djodoh hati.
jang seuntung seperuntungan.
bertemu ruas dengan buku.
bagai petua bunda katakan.
mulut usah diperberat.
kalau datang tamu djauh, hampir.
duduk naik kerumah awak,
kembangkan lapik jang ada djernih.
untukkan sirih ditjerana.

Kalau lalu orang dihalaman.
baik tua ataupun muda,
djangan dipandang hina mulla.
patut disapa bawa singgah.
maniskan mulut dengan paraman (perkabaan)
basa tidak akan membeli,
djangan bak setengah orang kini.
orang naik tidak dipedulikan
sepantun orang ke-gedang2an,