Lompat ke isi

Halaman:Tjerita Rantjak Dilabuh.pdf/68

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

-63-

Mendjawab pula Siti Djuhari.
Kalau begitu kata anak,
didalam dua tiga hari ini,
hamba tokok tambah pengadjiannja.
apa jang dapat pada bunda,
bunda habisi rundingan masa itu.

Haripun lah petang masa itu,
Segera berdjalan Sutan Sampurodo,
menudju rumah Tjinto Dunia.

Sampailah djangka tiga hari.
Lalu didjalang bunda kandang.
Manalah bunda kandung hamba.
tentang djandjian kita dahulu,
sudahkah senang dihati bunda,
berilah hamba petundjuk, pengadjaran,
siang boleh hamba pertongkat,
malam boleh diperkalang.

Menjahut Siti Djuhari.
djika begitu kata anak,
Bujung mendekat malah duduk,
agar kutjurai, kupaparkan,
petua nenek kandung anak.
ialah Tuanku Radjo Bana.
sampaikan adjaran masuk hati,
suratkan dihati sanubari,
Lorong karangan dengan buatan,
sedjak dininik mojang kita.
djanganlah djadi dilampaui.
Kalau takdir dari pada Allah.
Bujung didjeput orang djadi semenda,
lalah semenda kekorong kampung.
kawin dengan ninik mamak.
nikah njata dengan perempuan,