Menjawab Siti Rawiyah, sambil berpantun beribarat:
“Rang Solok dan Lubuk Alung
Perang dengan anak Kurai Taji;
Biar pun kan pulang Aciak kandung
Jenguk juga kami ke mari.
Teluk Sikujua Banda Dalam
Siang-siangi malah padi
Jikalau lapang penjajaran;
Biar pun berjauhan tempat diam
Jenguk juga malah kami kemari
Kalau senggang pekerjaan.”
Menjawab Siti Jamilah:
“Ditarik batang rigo-rigo
Bersama dengan batang seleguri;
Kalau pulang sekali nangko
Mungkin tidak akan kembali lagi.
Baju cela23 lapisan lakan24
Dibawa orang Padang Tarab;
Relakan saja semua yang dimakan
Esok ‘kan menjadi buah ratap.”
Dia pun berjalan pulang, lambat laun di perjalanan, jauh bersarang dekat juga, sampailah gerangan dia di halaman, berkata Siti Jamilah,
“Manalah Tuan penjaga rumah, pergilah Tuan menyabit, mandikan pula si kuda putih.”
Sedangkan penjaga rumah, mendengar kata seperti itu, diambil sabit dan rajutan, ditarik kuda putih ke batang air.
Besarlah air di Antokan
Terendam batang pilin-pilin;
Di sini kabar dihentikan
Dialih kabar ke yang lain.
23) Kain tipis
24) Kain tebal
41