apabila hati mau luluh, nan panggamang lakeh jatuah,nan pancameh lakeh hanyuik.
Sekiranya anak itu, besok kan bertemu juga, kalau kita beramal saleh, pulangkan saja kepada Allah, itu yang kuasa dari kita.”
Telah sudah menyapa, serta salam berjawab tangan, berpisahlah keduanya, berjalanlah Lareh Simawang, berjalan ke arah mudik.
Pada suatu hari, duduklah ia di beranda, duduk berjuntai di kursi, beliau berpantun masa itu,
“Si upik Siti Jalaka
Yang berumah berdinding cermin
Perempuan lareh Koto Gadang;
Anak den Siti Darama
Ke manalah ia bermain
Telah putih mata memandang.”
Pada masa dewasa itu, teringat dosa yang diperbuat, meminta tobat kepada Allah, pergi sembahyang ia ke suaru, tidak luput satu waktu, itu kerjanya siang malam, berdoa tiap petang Kamis, diminta safaat siang malam, kepada Allah Chaligul Alam.
Tidak elok direndang kacang
Elok diambil yang berbunga;
Tidak guna diperpanjang
Elok diambil yang berguna.
Kalau ada jarum yang patah
Usah diletak dalam peti;
Kalau ada kata yang salah
Usah ditaruh dalam hati.
{{c|87]]