Lompat ke isi

Page:Kaba Minangkabau 2.pdf/9

Dari Wikibasurek
↓Laman ko alah sah

3. RINGKASAN CERITA DAN TRANSKRIPSI

Kabupaten Solok, Minangkabau

3.5 Bujang Pajudi
Ringkasan Cerita

Di sebuah negari di Kabupaten Solok yaitu di Negari Koto Anau ada sebuah keluarga yang terdiri dari tiga bersaudara, masing-masingnya bernama Haji Karim yang tertua, Sutan Mudo yang menengah dan Upik Bungsu yang bungsu. Tiga bersaudara ini terkenal di negarinya sebagai keluarga yang kaya dengan sawah ladang. Mereka tidak lagi mempunyai ibu dan bapak.

Haji Karim adalah seseorang yang dalam pengetahuannya di bidang Agama Islam. Kerjanya sehari-hari adalah memberikan pelajaran agama bertempat di suraunya. Di samping itu dia juga seorang yang pandai dalam ilmu-ilmu batin lainnya serta pandai dalam ilmu silat atau bela diri. Di suraunya dia tinggal bersama isterinya yang bernama Rapiah.

Pada suatu hari Haji Karim pergi mengunjungi rumah adiknya Upik Bungsu. Kepada adiknya dia mengatakan bahwa rumah tersebut sudah tua dan perlu diganti. Dalam bercerita-cerita dengan Haji Karim, Upik Bungsu menceritakan tentang mimpinya dan menanyakan apa maksud mimpi tersebut kepada Haji Karim. Sepulangnya dari rumah Upik Bungsu, Haji Karim mengingat-ingat kembali takwil mimpi adiknya yaitu bahwa akan terjadi bencana di lingkungan keluarganya yang dia sendiri juga meninggal.Templat:Rh